
Ceritanya
Ji-hae cuma gadis pemalu yang diam-diam jadi perantara cinta. Dia menuliskan surat untuk sahabatnya, tanpa sadar kalau tiap kalimat yang dia rangkai pelan-pelan menariknya ke pusaran perasaan yang rumit. Lalu semuanya berbalik saat dia menemukan kisah cinta ibunya, yang anehnya begitu mirip dengan hidupnya sendiri, seolah takdir sedang mengulang pola lama di depan matanya. Surat-surat penuh kerinduan itu bukan sekadar kertas, ada jalan yang sudah tertulis untuk Ji-hae sejak lama, dan drama romansa Korea tahun 2003 ini membiarkan Ye-jin Son dan In-seong Jo memainkan lapisan emosi yang nggak gampang dijelaskan lewat kata. Pertanyaan yang tersisa bukan soal siapa yang akhirnya dipilih, tapi seberapa berani Ji-hae mengikuti jejak hatinya sendiri daripada membiarkan kisahnya berakhir persis seperti ibunya.
Kalau suka ini












