
Ceritanya
Tinju di Auschwitz. Tadeusz Pietrzykowski, juara tinju Polandia, tiba-tiba bukan lagi atlet tapi tahanan nomor 77. Nazi memanfaatkan kemampuannya, menjadikronya petarung dalam ring yang dibangun di tengah kamp. Setiap ronde adalah soal hidup atau mati. Teddy sadar, setiap pukulan yang ia lepaskan bukan cuma untuk dirinya, tapi untuk seribu pasang mata sesama tahanan yang diam-diam menaruh harapan padanya. Pertarungan demi pertarungan ia jalani, dan kemenangan demi kemenangan ia raih, sampai suatu hari Nazi mengatur satu laga final yang tak bisa ia tolak. Di ring itu, taruhannya bukan medali, melainkan nyawa, kebebasan, dan sisa martabat yang masih tersisa. Bisakah Teddy terus menang saat lawannya bukan lagi petinju biasa?
Kalau suka ini












