
Ceritanya
Kota Kiruna perlahan ambles, dan Frigga cuma punya waktu beberapa jam sebelum semuanya benar-benar runtuh ke dalam tambang raksasa di bawah. Bencana ini bukan lagi soal gempa kecil yang biasa mereka hadapi. Ini skala total. Frigga bukan pahlawan atau polisi, cuma pegawai biasa yang tiba-tiba harus pilih antara menyelamatkan orang banyak atau keluarganya sendiri. Suaminya, rekan kerjanya, semua terjebak di zona merah yang terus longsor. Tim penyelamat kewalahan, perintah evakuasi kacau, dan tanah di bawah kaki terasa seperti kertas robek. Satu langkah salah bisa jadi langkah terakhir, tapi Frigga sudah nekat dari awal. Di tengah puing dan teriakan, dia sadar yang paling berbahaya bukan tambang yang runtuh, melainkan keputusan yang harus dia ambil sekarang.
Kalau suka ini











