
Ceritanya
Martin Asher punya kebiasaan aneh. Dia membunuh, lalu mengambil alih hidup korbannya, lengkap dengan nama, pekerjaan, bahkan keluarga. Dua puluh tahun setelah pembunuhan pertamanya, FBI profiler Illeana Scott diterjunkan ke Montreal untuk memburu pria itu. Masalahnya, Martin terlalu pintar, selalu selangkah lebih maju, dan polisi terus menemukan mayat yang seharusnya sudah mati bertahun-tahun lalu. Illeana mulai curiga, mungkin jejak yang mereka kejar bukan petunjuk, melainkan jebakan. Setiap saksi bisa jadi adalah Martin, dan setiap rekan baru di timnya punya senyum yang agak terlalu dingin. Thriller psikologis ini membuat kita bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang sedang diburu, dan siapa yang sudah lama mengendalikan permainan ini sejak awal.
Kalau suka ini












