

Sumber ini menjalankan pemutarnya sendiri di tab baru dan biasanya menampilkan iklan sekali di awal.
Ceritanya
Audrey mulai minum Xanax atas resep dokter, obat yang katanya bisa bikin hidupnya normal lagi. Tapi diam-diam, dosisnya naik, resepnya ganti dari dokter ke teman, dari teman ke kenalan. Tracy Dennis-Tiwary dan Jeff Gold, dua ahli dengan kacamata berbeda, coba mengurai kenapa obat ini begitu laku di Amerika. Ada pasien yang mengaku selamat berkat pil biru itu, ada yang nyaris kehilangan segalanya karena ketergantungan. Dokter meresepkan seenaknya, pasien menelan tanpa sadar efek jangka panjangnya, dan celah hukum bikin semuanya makin kacau. Siapa sangka, di balik resep legal, Xanax diam-diam mengubah cara otak bekerja, perlahan tapi pasti. Pertanyaannya, di mana batas antara terapi dan jerat?
Kalau suka ini











