
Ceritanya
Frida kecil baru saja kehilangan ibunya. Gadis enam tahun itu pindah ke rumah paman dan bibinya di pedesaan Catalunya, musim panas 1993. Semua terasa asing, rumah baru, aturan baru, dan sepupunya yang masih balita. Frida diam-diam memberontak, kadang lari ke hutan, kadang pura-pura tidak dengar. Tapi di balik sikap kerasnya, ada kesedihan yang nggak bisa ia ucapkan. Ia mulai menguji batas kesabaran keluarga barunya, menolak dianggap sebagai anak yang perlu dikasihani. Perlahan, hubungan rumit antara Frida, sang paman, dan bibinya terungkap. Siapa sangka musim panas itu bukan sekadar liburan, tapi awal dari proses belajar untuk saling menerima.
Kalau suka ini












