
Ceritanya
Ikan bakar dan sashimi tersaji hangat di meja, tapi yang paling panas justru udara di antara mereka. Keluarga itu berkumpul lagi di rumah tua, lima belas tahun setelah kematian anak sulung, dan semua orang pura-pura sibuk dengan sumpit masing-masing. Ryota datang bersama istri dan anaknya, membawa jarak yang tak pernah dia akui pada ayahnya. Sang ibu sibuk di dapur, tapi matanya terus mengawasi, menyimpan penyesalan yang tak pernah dia ucapkan sejak pemakaman dulu. Obrolan ringan soal cuaca dan kerjaan cuma jadi selubung, karena di bawah meja itu ada rasa bersalah yang diwariskan diam-diam dari satu generasi ke generasi berikutnya. Hiroshi Abe dan Yui Natsukawa memainkan drama keluarga Jepang ini tanpa letupan besar, cuma gestur kecil dan jeda bicara yang menyakitkan. Sampai kapan sebuah keluarga bisa bertahan dengan luka yang sama-sama mereka tahu tapi sama-sama mereka diamkan?
Kalau suka ini












