
Memuat video…
Ceritanya
Karim tahu betul cara merawat burung unta, tapi urusan dengan alat bantu dengar untuk putrinya? Nol besar. Dari desa yang sunyi, dia nyemplung ke hiruk pikuk Tehran, kota yang penuh uang dan godaan. Di sini, dia nemuin peluang yang nggak pernah dia bayangkan, duit mengalir deras. Tapi setiap rupiah yang masuk, perlahan menjauhkannya dari nilai yang dia pegang selama ini. Keluarganya mulai terusik, ikrar yang dia buat mulai goyah. Ujung-ujungnya Karim dihadapkan pada pilihan berat: tenggelam dalam gemerlap kota atau kembali ke kesederhanaan yang dulu dia yakini. Apakah harga kemurnian hati masih berarti di tengah dunia yang serba cepat?
Kalau suka ini











