
Ceritanya
Leo cuma pengin koneksi nyata. Bukan sekadar swipe kanan, bukan layar ponsel yang dingin. Tapi ketika dia akhirnya setuju ketemu langsung dengan seorang wanita dari situs kencan, semuanya berubah jadi mimpi buruk. Dia nggak ketemu cewek itu, malah berhadapan dengan Karl, pria dengan masa lalu kriminal yang kelam dan jebakan pelecehan yang sudah dirancang rapi. Thriller psikologis garapan Evar Anvelt ini menempatkan Leo dalam labirin niat Karl yang mengerikan, di mana setiap jawaban cuma membuka lebih banyak pertanyaan dan bahaya. Di titik paling rendah, antara putus asa dan insting bertahan, Leo harus menggali masa lalu Karl untuk mencari celah. Tapi apakah kebenaran di balik semua ini justru lebih mengerikan daripada jebakan itu sendiri?
Kalau suka ini












