
Ceritanya
Goro tiba di Paris setelah menerima pesan dari putri seorang teman lamanya. Ternyata ada pria tua yang punya keinginan terakhir, mencicipi sup khusus masa kecilnya sebelum meninggal. Goro, yang dikenal sebagai penikmat makanan solo, tergerak untuk membantu. Dia mulai menyusuri jalanan Paris, mencari resep dan cita rasa yang sudah lama hilang itu. Setiap kedai, setiap aroma, membawanya semakin dekat pada kenangan yang mungkin tak lagi bisa diulang. Perjalanan kuliner yang mendalam ini ternyata bukan sekadar soal makanan, tapi juga tentang hubungan antarmanusia dan janji yang tak terucap. Apakah sup itu benar-benar bisa ditemukan kembali, atau justru kenangan yang harus diikhlaskan?
Kalau suka ini











