
Ceritanya
Kate sadar dari mabuk pagi hari dengan tangan gemetar dan kepala berdenyut. Bukan pertama kali, tapi kali ini beda. Dia mulai hitung berapa banyak gelas bir yang diminum semalam, lalu nambah satu lagi untuk mengingat-ingat. Hidupnya dengan Charlie berputar di sekitar botol dan mabuk bersama. Tapi ketika Kate hampir kehilangan pekerjaannya karena minum di jam istirahat, dia bergabung dengan kelompok dukungan atas dorongan teman yang dulu pecandu. Pemulihan berjalan lambat, dan yang bikin rumit adalah Charlie tidak ikut berubah. Suaminya tetap mabuk seperti biasa, menatap Kate dengan campuran cemburu dan kebingungan. Pernikahan mereka mulai retak dari dalam, sementara Kate belajar hidup sadar tanpa tahu siapa dirinya sebenarnya tanpa alkohol. Pertanyaannya bukan cuma soal berhenti minum, tapi apakah dia bisa tetap utuh setelah kehilangan satu-satunya cara dia bertahan.
Kalau suka ini












