
Ceritanya
Tiga minggu sebelum konser amal tahunan, paduan suara gereja mendadak punya dua pemimpin. Wanita perfeksionis itu sudah setahun menyusun semuanya, dari nada sampai seragam, lalu saudara iparnya muncul setelah sekian lama menghilang. Dan dia langsung ambil alih. Bukan cuma soal siapa yang lebih tahu lagu, ini perang urat syaraf di antara bangku gereja. James Bellingham sebagai pendeta cuma bisa geleng-geleng kepala. Ingo Dierkschnieder dan Theresa Shangazhike melengkapi kekacauan di balik layar. Latihan mulai kacau, jadwal berantakan, dan para anggota paduan suara mulai pilih pihak. Yang bikin runyam, saudara ipar itu diam-diam punya satu rahasia soal masa lalu yang bisa bikin segalanya meledak di malam konser. Siapa sangka urusan nada bisa serumus perang dingin?
Kalau suka ini












