
Ceritanya
Langkah kaki Sira di pasir gurun masih meninggalkan jejak meski tubuhnya penuh luka. Perempuan muda ini selamat dari serangan brutal yang merenggut keluarganya, dan sejak itu ia berubah jadi pribadi yang tak bisa dihentikan. Bukan balas dendam yang ia cari, melainkan perlawanan diam-diam yang lebih berbahaya dari tembakan senapan. Sira mulai merangkul perempuan-perempuan lain yang juga kehilangan segalanya karena kelompok teroris yang meneror wilayah Sahel. Satu per satu, mereka membangun jaringan bawah tanah, menyusun strategi tanpa senjata, hanya dengan tekad dan air mata yang sudah kering. Mike Danon dan Lazare Minoungou melengkapi cerita drama yang menegangkan ini. Tapi saat Sira akhirnya berhadapan langsung dengan pemimpin kelompok itu, apa yang akan ia lakukan ketika tangannya gemetar bukan karena takut, tapi karena ingat wajah ibunya?
Kalau suka ini












