
Ceritanya
Tahun 1961, Kongo. Seratus lima puluh prajurit Irlandia dikirim sebagai pasukan perdamaian ke Jadotville, kota tambang yang tenang, jauh dari bayangan perang. Komandan mereka, Pat Quinlan, mulai curiga ketika laporan intelijen tak cocok dengan apa yang dia lihat di lapangan, tapi atasannya menganggap dia terlalu berhati-hati. Kecurigaan itu terbukti saat ribuan tentara bayaran mengepung markas mereka, lengkap dengan artileri dan pesawat. Quinlan dan anak buahnya bertahan berhari-hari, bukan cuma mengandalkan senjata tapi juga akal, menggali parit, mengatur tembakan, sementara pasokan menipis dan bantuan tak kunjung datang. Jason O'Mara memerankan Quinlan dengan rahang tegang sepanjang film, sementara Mark Strong masuk sebagai figur yang menambah lapisan politik di balik kekacauan ini. Yang bikin penasaran, sampai kapan strategi bertahan mampu menahan gempuran yang tak seimbang ini?
Kalau suka ini











