
Ceritanya
Dr. Henry Carter, psikiater Hollywood, lebih sering high daripada mendengar. Setahun sejak istrinya meninggal, dia selip di balik asap ganja, sementara pasiennya bergiliran di sofa—bintang film tua yang kehilangan pamor, sutradara yang nggak bisa lepas dari kokain, produser yang takut bersin, dan aktris yang panik umurnya. Masing-masing tenggelam dalam drama sendiri, tanpa sadar dokternya juga butuh diselamatkan. Sampai seorang asisten produser, yang iseng, menemukan naskah brilian di antara pasien Henry, seorang pemuda bernama Jeremy. Tiba-tiba ada secercah harapan di tengah kekacauan. Tapi bisakah Henry keluar dari kubangan kesedihannya cukup lama untuk membantu orang lain?
Kalau suka ini












