
Ceritanya
Tomek 19 tahun dan kesepian, menghabiskan malam-malamnya mengintip Magda dari jendela apartemen. Dia seniman cantik di seberang sana, dan Tomek tahu jadwalnya, tahu kapan dia pulang, tahu siapa yang datang berkunjung. Diam-diam dia mengirim surat palsu, bekerja di kantor pos biar bisa ngintip kotak surat Magda. Yang bikin runyam, Magda tahu. Tapi alih-alih marah, dia malah penasaran dengan pemuda aneh ini. Pertemuan mereka bukan soal roman picisan, melainkan dua orang yang sama-sama kosong, yang saling memantulkan kehampaan masing-masing. Apakah cinta yang dibayangkan Tomek selama ini sama dengan kenyataan yang menunggu di depan pintu?
Kalau suka ini












