Ceritanya
Ratusan ribu orang naik kereta pulang pergi setiap hari. Tapi satu muka di jendela kereta yang selalu sama, dan diam-diam Mr. Sugiyama, akuntan yang hidupnya sudah diatur rapi seperti neraca, memperhatikannya. Suatu malam, dorongan aneh membuatnya turun di stasiun yang bukan miliknya, dan berakhir di depan studio dansa dengan perempuan misterius itu. Dia daftar les ballroom tanpa bilang istri atau anaknya. Kaki kaku, irama berantakan, tapi ada sesuatu di sana yang membuatnya kembali malam berikutnya. Di antara tango, waltz, dan tatapan sinis instruktur, Sugiyama perlahan ingat gimana rasanya punya denyut nadi. Siapa sangka pelajaran dansa bisa mengungkap rahasia yang bahkan dia sendiri nggak tahu.
Kalau suka ini













