
Ceritanya
Tiga kali sengatan listrik. Tiga kali gagal. Max Seed, pembunuh berantai yang divonis mati, menolak mati. Para algojo panik, prosedur macet, dan mereka putuskan menguburnya hidup-hidup sebagai jalan keluar. Kesalahan fatal. Seed bangkit dari kubur, bukan sebagai mayat hidup biasa, tapi dengan dendam yang terukur dan kejam. Ia menyusun daftar hitam: hakim, jaksa, sipir, siapa pun yang terlibat dalam vonisnya. Rumah mereka jadi TKP, keluarga mereka jadi sasaran, dan polisi cuma bisa beres-beres setelah semuanya terlambat. Michael Paré memerankan detektif yang dikejar waktu, sementara Jellicle-nya Jodelle Ferland menyaksikan kengerian dari dekat. Pertanyaannya bukan apakah Seed bisa dihentikan, tapi apakah dia sudah merencanakan langkah selanjutnya sebelum kita selesai bertanya.
Kalau suka ini












