
Ceritanya
Tiga generasi dalam satu panci kaldu pho, dan semuanya hampir hancur karena satu pilihan. Sang kakek, ahli pho legendaris yang tangannya hafal resep warisan keluarga, menunjuk cucu laki-lakinya yang masih muda sebagai penerus usaha pho ternama itu. Masalahnya, si cucu keras kepala, egois, dan punya caranya sendiri dalam segala hal. Perbenturan sifat ini bukan cuma soal bumbu atau teknik memasak, ini soal harga diri dan kepercayaan yang diwariskan puluhan tahun. Setiap hari di dapur jadi ajang tarik ulur, sang kakek bersikeras mempertahankan tradisi, sementara si cucu pengin membuktikan bahwa ia bisa lebih dari sekadar bayangan kakeknya. Konflik demi konflik menggerus kehangatan yang dulu terasa di setiap mangkuk pho mereka. Sampai di mana batas antara mempertahankan warisan dan menghancurkan keluarga yang justru menjadi fondasi resep itu sendiri?
Kalau suka ini











