
Ceritanya
María jalani hidup tenang di sela pameran kecil, jari-jarinya terbiasa pegang senapan di galeri tembak. Dua putranya, Ryan dan Darío, adalah dunianya. Sampai suatu malam Darío naik motor bareng kakaknya, lalu lenyap. María putus asa mencari, tapi keesokan harinya Darío pulang sendiri dengan luka parah di sekujur tubuh. Dia diam. Bibirnya terkunci rapat, matanya kosong. Ryan juga nggak banyak bicara. Thriller psikologis ini menebar ketegangan lewat senyap yang menganga di antara mereka. María tahu jawabannya pasti ada, tapi Darío memilih bungkam. Luka-luka itu tidak bohong, tapi apa yang membuat seorang anak takut setengah mati pada kakaknya sendiri?
Kalau suka ini











