
Ceritanya
Dua pembuat film Amerika, Zach Ingrasci dan Chris Temple, memutuskan tinggal di kamp pengungsi Za'atari, Yordania. Bukan cuma numpang lewat, mereka hidup di sana, merekam keseharian warga yang kabur dari perang Suriah. Ada seorang ibu yang masih berjuang melawan duka kehilangan suami. Ada anak kecil yang sembunyikan trauma di balik senyumnya, main bola di antara tenda-tenda. Dokumenter drama ini nggak pakai narasi bombastis, cuma potret jujur tentang bertahan hidup. Yang bikin greget, di tengah semua keputusasaan, mereka tetap temukan harapan di tempat yang dilupakan dunia. Pertanyaannya, apa kita benar-benar dengar suara mereka?
Kalau suka ini











