
Ceritanya
Darah segar menetes di lantai batu. Itu pemandangan pertama yang dilihat Luna saat sadar di ruang bawah tanah Institut Saint Catherine. Gadis yatim piatu itu baru saja diselamatkan dari ritual setan, tapi yang ia temukan bukan kehangatan, melainkan dinding dingin dan suster-suster yang tatapannya aneh. Di institut ini Luna belajar keterampilan baru, cara membaca kitab kuno, cara melafalkan doa yang bunyinya asing di telinga. Tapi semakin dalam ia belajar, semakin sering ia mendengar bisikan di malam hari, bayangan di ujung lorong, dan satu suster yang diam-diam menyembunyikan luka di tangannya. Pertarungan melawan setan sudah dimulai, tapi yang jadi soal, siapa sebenarnya yang lebih dulu menguasai tubuh di dalam institut ini?
Kalau suka ini












