
Ceritanya
Bella mulai ngomong sendiri di kamar, padahal di rumah cuma berdua. Sejak ibu tunggalnya nekat beli properti murah lewat iklan baris, mimpi masa depan cerah itu perlahan berubah jadi mimpi buruk. Rumah itu diam-diam punya penghuni lain. Setiap sudut gelapnya berbisik, suara langkah kaki di lantai dua saat tak ada siapa pun, dan Bella makin sering menatap kosong ke pojok ruang tamu. Ibunya mulai sadar, mungkin bukan Bella yang diajak bicara oleh putrinya. Mak Jah sebagai ibu berusaha keras percaya ini cuma fase anak remaja, sampai satu malam pintu kamar Bella terbuka sendiri tanpa ada yang menyentuhnya. Pertanyaan yang menggelayuti sejak awal, siapa sebenarnya yang pindah bersama mereka ke rumah baru itu?
Kalau suka ini











