
Ceritanya
Helikopter medis mereka jatuh di tengah wilayah yang dikuasai Taliban. Bukan di pangkalan aman, bukan di dekat posko sekutu, tapi tepat di sarang musuh. Tim penyelamat tahu satu hal: malam ini batas akhirnya. Mereka harus evakuasi kru yang selamat dan helikopter rusak itu sebelum fajar, kalau tidak semua mati. Tapi Taliban sudah mengepung dari segala arah, tembakan datang entah dari mana, dan radio cuma berisi suara patah-patah. Ingrid García Jonsson sebagai salah satu kru medis harus ambil keputusan cepat yang nggak masuk akal. Di perang, kadang satu nyawa lawan dua puluh nyawa lainnya. Siapa yang pulang hidup-hidup, dan siapa yang ditinggal?
Kalau suka ini












