Ceritanya
Kapal perang raksasa Cao Cao mulai bergerak, dan angin membawa bau belerang. Aliansi Shu dan Wu paham, mereka nggak bisa lawan jumlah, harus lawan akal. Zhuge Liang, si jenius taktik, terus menyusun jebakan yang ujung-ujungnya mengandalkan satu faktor krusial: arah angin. Sementara itu, Zhou Yu bergulat dengan ambisi dan luka lama yang menganga di dadanya, nggak cuma fisik tapi juga harga diri. Di dalam markas Cao Cao, ada yang diam-diam main dua kaki, menunggu celah buat menusuk dari belakang. Pertempuran bukan cuma soal pedang dan panah, tapi siapa yang lebih dulu percaya pada pengkhianat di sisinya sendiri. Ketika api akhirnya menyala di permukaan sungai, pertanyaannya berubah jadi siapa yang bakal selamat dari kobaran yang mereka sendiri nyalakan?
Kalau suka ini













