
Ceritanya
Blake sengaja ninggalin gelas kotor di wastafel. Arlo diemin, tapi rahangnya mengeras. Dua mahasiswa sekamar ini sebenarnya akrab, tapi cara mereka saling dorong udah kayak rutinitas. Semua dimulai dari obrolan biasa soal siapa yang lebih jantan, siapa yang lebih dapet perhatian cewek. Lalu datang Maya, gadis baru di kampus yang bikin mereka berdua sama-sama tertarik. Kompetisi kecil yang awalnya cuma bercanda pelan-pelan berubah panas, nggak ada yang mau kalah. Blake pamer otot, Arlo pamer otak, dan keduanya sama-sama keras kepala. Tapi persaingan ini bukan cuma soal Maya, melainkan harga diri yang mereka pertaruhkan di setiap langkah. Sampai di mana batas dua sahabat yang saling dorong sebelum satu dari mereka benar-benar jatuh?
Kalau suka ini












