Ceritanya
Dua puluh tank Pakistan menghancurkan barisan depan. Brigadir Balram Singh Mehta tahu satu-satunya cara bertahan adalah menyerang balik dengan tank ringan PT-76 yang bisa berenang di sungai. Tahun 1971, perang Indo-Pakistan pecah di perbatasan timur. Balram memimpin divisi lapis baja yang secara taktik kalah jumlah dan kalah persenjataan. Sementara pasukannya dikepung, dia harus mengarungi sungai rawa yang belum pernah diuji dengan tank amfibi itu. Saudaranya sendiri ada di medan perang, dan setiap keputusan Balram soal hidup mati mereka. Dengan musik yang memompa adrenalin, pertempuran berubah jadi kekacauan yang tak terhentikan. Apakah satu brigade cukup untuk menjungkirbalikkan garis pertahanan musuh?
Kalau suka ini













