Ceritanya
Dua salesman sepatu, Sam dan Jonathan, nyaris nggak pernah laku dagangan mereka. Sam, yang tubuhnya ringkih, dan Jonathan, yang diam-diam bosan, mereka berdua berkelana lewat satu demi satu kejadian absurd di kota yang suram. Ada seorang pria yang mati di restoran cepat saji, lalu pelayan cuek tanya pesanan apa. Ada guru tari yang terobsesi dengan koreografinya sendiri. Semua adegan kayak lukisan surealis yang bergerak lambat, penuh lelucon gelap dan tiba-tiba refleksi filosofis. Nggak ada plot lurus di sini, yang ada cuma potongan kehidupan manusia yang konyol sekaligus tragis. Sampai kapan Sam dan Jonathan akan terus begini, dan apa sebenarnya yang mereka cari dalam kekacauan eksistensi yang aneh ini?
Kalau suka ini













