
Ceritanya
Alex bukan pemain sepak bola biasa. Di tahun 2025, dia berdiri di persimpangan antara ambisi pribadi dan beban tim yang menunggu keajaiban. Setiap latihan terasa seperti ujian, setiap pertandingan seperti final. Tekanan datang dari mana-mana, dari pelatih yang menuntut hasil, dari rekan setim yang mulai meragukan, dan dari suara kecil di kepalanya sendiri yang bertanya apakah dia cukup baik. Gigi Leung dan Charm Man Peter Chan hadir sebagai bagian dari perjalanan yang menguji ketangguhan Alex. Dia harus membuktikan bahwa semangat dan dedikasi bukan cuma kata manis. Kemenangan itu mahal, dan Alex tahu harganya. Pertanyaannya, apakah dia sanggup membayarnya sebelum peluit akhir berbunyi?
Kalau suka ini











