
Ceritanya
Seorang wanita muda pemberani memilih trotoar sebagai panggungnya. Lewat pertunjukan jalanan yang penuh daya tarik, dia menantang batasan sosial yang mengungkung komunitasnya, setiap gerakan dan katanya membakar semangat perlawanan. Sarvin Zabetian memerankan tokoh ini dengan intensitas yang sulit dilupakan, dan di tengah kerumunan, ada seorang pria yang hatinya tergerak oleh keberanian itu, diperankan Amir Jadidi. Mereka berdua mulai berjalan bersama, menghadapi benturan demi benturan, dan diam-diam cinta tumbuh di antara teriakan dan harapan. Perjuangan mereka bukan sekadar soal panggung, tapi soal kebebasan dan hak untuk bersuara. Tapi mengubah dunia sekitar bukan perkara mudah, apakah dua suara cukup keras untuk mengguncang tembok yang sudah lama berdiri?
Kalau suka ini











