
Ceritanya
Rumah itu murah banget, terlalu bagus untuk ukuran kantong eksekutif penjualan macam Sarunrat. Dia dan istrinya yang sedang hamil, Teeradetch, nggak berpikir dua kali. Langsung pindah, langsung merasa beruntung. Tapi malam pertama sudah aneh. Suara ketukan dari dalam tembok, lampu mati sendiri, dan bayangan yang lewat di ujung koridor. Sarunrat mulai curiga rumah ini bukan sekadar murah karena pasar lesu. Diam-diam dia nguntit tetangga, dan sadar ada lorong kecil di loteng yang tembus langsung ke rumah sebelah. Rumah yang kosong, tapi pintunya selalu terbuka setengah.
Kalau suka ini












