
Ceritanya
Nami berdiri di depan toko sepatu dengan rasa kecewa. Sepasang sepatu baru yang dibelinya malah melukai kakinya. Di dalam toko, ia bertemu Lebno, seorang desainer yang membuat penawaran aneh. Lebno mau membuatkan sepatu khusus dari nol, asalkan Nami setuju jadi modelnya. Nami pun terlibat dalam proses pembuatan sepatu bersama pengrajin bernama Miucha, pertemuan penuh gaya yang sama sekali tidak direncanakan. Di tengah tawaran yang menggelikan ini, Nami harus berhadapan dengan dinamika baru yang asing baginya. Apakah sepatu itu benar-benar untuk model atau ada maksud lain yang disembunyikan Lebno?
Kalau suka ini











