
Ceritanya
Surat itu mestinya untuk seorang pemuda. Tapi balasan yang datang justru dari sang ayah, dan dari situ korespondensi aneh itu dimulai. Ami Toma memerankan perempuan yang menulis surat tersebut, sementara Masaki Suda dan Haruka Ayase mengisi dua sisi lain dari cerita yang pelan-pelan terbuka. Lewat surat-menyurat itu, kebenaran soal romansa masa SMA yang terjadi 24 tahun lalu mulai terkuak satu per satu. Ada juga kematian sang anak yang jadi simpul gelap, sesuatu yang tidak pernah benar-benar selesai dibicarakan. Drama Jepang arahan Yuya Ishii ini tidak buru-buru, dan justru dari situ ketegangannya dibangun. Setiap lembar surat membawa potongan yang saling mengunci, sampai batas antara kenangan dan penyesalan jadi kabur. Pertanyaannya, siapa sebenarnya yang paling butuh surat terakhir itu sampai.
Kalau suka ini












