
Ceritanya
Kamera mengintip ke ruang kerja yang biasanya tertutup rapat. Ini bukan soal tikus raksasa atau kastil dongeng, melainkan orang-orang yang membuatnya bernyanyi. Seorang animator di Burbank menghabiskan tiga hari hanya untuk gerakan alis karakter, sementara seorang koki pastry di Orlando membangun kue setinggi dua meter dengan tangan gemetar. Sterling K. Brown menjadi narator yang membawa kita menyusuri lorong-lorong studio, dari meja gambar hingga bawah tanah taman hiburan. Ada Bob Iger yang bicara soal keputusan bisnis, lalu Robin Roberts yang menyorot teknisi kostum yang jahitannya tak pernah terlihat penonton. Semua demi satu detik tawa anak kecil yang mungkin tidak ingat wajah mereka. Apa yang mendorong seseorang menghabiskan hidupnya untuk ilusi yang sadar ia ciptakan?
Kalau suka ini












