
Ceritanya
Lane Speer baru enam bulan kehilangan ayahnya. Sekarang dia harus ikut perkemahan Alkitab yang diadakan oleh jemaat LDS, tempat gadis-gadis lain sudah saling kenal dan Lane cuma orang asing. Di tengah kabin kayu dan nyanyian api unggun, kenangan camping bareng ayahnya terus menghantui. Dia coba bertahan, meski rasanya setiap kegiatan malah mengingatkan pada yang hilang. Seorang pemimpin perkemahan diam-diam memperhatikan Lane, sementara gadis-gadis lain mulai melunak, tapi Lane belum yakin ini tempatnya. Apakah seminggu di hutan cukup untuk membuatnya berdamai dengan masa lalu atau justru memperparah luka yang belum sembuh?
Kalau suka ini












