
Ceritanya
Kakaknya meninggal dan Clara yakin itu salahnya. Rasa bersalah itu menggerogoti pelan-pelan, sampai batas antara nyata dan halusinasi mulai kabur. Setiap malam ada suara langkah di lorong, bayangan di ujung tempat tidur, sesuatu yang menunggu di sudut gelap kamar. Clara sadar teror ini bukan baru—ini sudah menghantui keluarganya turun-temurun, semacam warisan yang nggak diminta. Semakin dia menggali masa lalu, semakin jelas bahwa garis keturunannya menyimpan rahasia yang seharusnya tetap terkubur. Lalu dia dihadapkan pada pilihan yang nggak masuk akal untuk orang waras: lawan sesuatu yang mungkin cuma ada di kepalanya, atau pasrah pada kutukan yang udah menunggu dari sebelum dia lahir.
Kalau suka ini












