
Ceritanya
Laut Noryang, 1598. Itu titik akhir perjalanan Laksamana Yi Sun-shin, pertempuran laut terakhir yang menentukan nasib Korea. Kapal-kapal Jepang masih ribuan, dan pasukan Joseon kelelahan setelah perang bertahun-tahun. Kim Beom-soo sebagai Yi Sun-shin bukan cuma pahlawan, dia jenderal yang paham kapan harus menahan tembakan dan kapan harus menghabisi musuh. Pertempuran di Selat Noryang itu kacau, penuh strategi tipu-tipu, dan nyaris berantakan karena sekutu Ming tidak sabar menyerang duluan. Di tengah malam yang gelap, api dan darah jadi satu-satunya penerang. Tapi yang bikin gentar bukan jumlah kapal, melainkan satu keputusan yang diambil Yi Sun-shin di puncak pertempuran. Apa yang rela dikorbankan seorang laksamana untuk kemenangan yang tidak akan pernah dia saksikan sendiri?
Kalau suka ini












