
Ceritanya
Gon, penembak jitu mafia, nggak pernah salah sasaran. Sampai satu peluru menghantam gadis kecil yang cuma main di taman. Tubuhnya hancur bukan karena luka, tapi karena tahu nyawa itu di tangannya. Kini bosnya memberi misi baru, bunuh ibu korban, Mogyeong, seorang perempuan yang mati rasa karena duka. Tapi Gon mulai ragu, apalagi saat melihat Mogyeong justru tidak lari atau membalas dendam. Diam-diam, dia membalikkan situasi, melawan organisasinya sendiri, dan menggali konspirasi yang lebih dalam dari sekadar eksekusi. Tapi pertanyaan lama terus menghantuinya, apa darah yang sudah tumpah bisa diganti dengan darahnya sendiri?
Kalau suka ini












