
Ceritanya
Will punya pekerjaan yang aneh: menyeleksi jiwa-jiwa yang belum lahir, memutuskan siapa yang layak hidup di dunia. Sembilan hari, begitu batas waktunya. Kandidatnya datang satu per satu, menjawab pertanyaan, mengikuti tes, dan Will mengamati semuanya dari balik meja. Rutinitas itu berjalan bertahun-tahun tanpa banyak gangguan. Lalu datang Emma, jiwa bebas yang ogah ikut aturan dan mempertanyakan dasar-dasar penilaian Will. Benedict Wong memerankan Will dengan gestur pelit, sementara Zazie Beetz mengisi Emma dengan energi yang susah diredam. Drama fantasi arahan Edson Oda ini tidak buru-buru menjelaskan aturannya, dan justru di situ daya tariknya. Keyakinan Will mulai goyah, tapi apakah itu berarti penilaiannya selama ini salah?
Kalau suka ini












