
Ceritanya
Klub malam EJ pernah jadi tempat paling hidup di East Tsim Sha Tsui. Sekarang, gedungnya masih berdiri, tapi masa depannya digantung di ujung tanduk. Akuisisi paksa datang mendadak, dan manajer klub yang sudah bertahan puluhan tahun, dia yang tahu setiap sudut ruangan dan setiap cerita di balik bar, harus melawan arus. Industri malam di kawasan itu meredup, satu per satu tempat tutup, dan yang tersisa cuma dia dengan segudang kenangan serta tagihan yang menumpuk. Persaingan makin kejam, sementara pihak lain siap menandatangani surat pengambilalihan kapan saja. Dia berjuang, bukan cuma untuk menyelamatkan tempat kerja, tapi juga identitas yang hampir hilang. Sampai kapan sebuah tempat bisa bertahan kalau seluruh lingkungannya sudah berubah?
Kalau suka ini












