
Ceritanya
Keitarô masih tinggal di bangunan pabrik terbengkalai yang dulu dikelilingi hutan lebat, sekarang berganti jadi hamparan panel surya. Pabrik itu sebentar lagi dihancurkan. Sebelum semuanya rata dengan tanah, dia nekat meluncurkan kembang api peninggalan almarhum ayahnya, ditemani saudara laki-laki dan sahabatnya. Bukan sekadar kembang api, ini cara mereka menutup satu babak yang sudah terlalu lama menggantung. Animasi Jepang-Prancis garapan Yoshitoshi Shinomiya ini membawa Riku Hagiwara dan Kotone Furukawa mengisi suara tokoh-tokohnya, dan sudah mengantongi dua nominasi meski baru meraup hampir seratus ribu dolar di box office. Pertanyaannya sederhana tapi berat: kalau pabrik itu akhirnya roboh, apakah kembang api terakhir sang ayah cukup untuk membuat mereka siap melangkah ke fajar yang baru?
Kalau suka ini












