
Ceritanya
Tatapan mata bisa jadi senjata pembunuh. Di sebuah desa tambang kecil di gurun Chile, wabah misterius mulai menjangkiti penduduk, dan kepanikan menyebar lebih cepat dari penyakit itu sendiri. Lidia, seorang gadis berusia 12 tahun, menolak percaya begitu saja pada rumor yang beredar. Warga mulai menuding para pria gay sebagai biang keladi, menyebarkan kutukan hanya lewat tatapan mereka. Lidia nekat mencari kebenaran di balik wabah itu, seorang diri melawan ketakutan massal yang mulai menggerogoti desa. Apa yang dia temukan mungkin lebih aneh dari tuduhan itu, atau justru jauh lebih kejam.
Kalau suka ini












