
Ceritanya
Serangan mendadak tentara Jepang ke markas Pasukan Jalur Kedelapan di Hebei selatan pada 1942. Itu titik awal perlawanan yang digambarkan dalam film perang ini, diadaptasi secara artistik dari catatan sejarah. Pasukan anti-Jepang bersama masyarakat lokal, mereka tidak punya pilihan selain bertahan di tanah yang mulai terkepung. Senjata seadanya, logistik yang menipis, dan kabar bahwa bantuan belum tentu datang. Tapi semangat pantang menyerah itu yang bikin mereka terus bergerak, menyusun strategi di tengah tekanan yang semakin sesak. Wu Chengxuan dan Shui Jiang memerankan tokoh-tokoh yang berusaha menjaga barisan tetap utuh. Pertempuran sengit di medan yang tak bersahabat, dan setiap keputusan bisa menentukan hidup mati banyak orang. Apakah mereka sanggup bertahan sampai titik terakhir?
Kalau suka ini











