
Ceritanya
Tiga tahun jadi Minghui, pemilik kedai kopi di kota kecil. Tide dulu pembunuh bayaran yang kabur setelah menolak satu perintah eksekusi. Sekarang hidupnya sederhana, rawat adiknya Mingzhu yang tunanetra, buka toko tiap pagi, pulang sebelum maghrib. Tapi seseorang tahu nama aslinya. Amplop hitam muncul di bawah pintu kedai, isinya foto masa lalu yang dikirim satu per satu. Tide sadar organisasi lamanya nggak pernah benar-benar melupakannya, mereka cuma menunggu waktu yang tepat. Mingzhu mulai curiga kenapa kakaknya tiba-tiba gelisah, beli pisau dapur baru, sering cek jendela tengah malam. Lari bukan pilihan karena adiknya nggak bisa diajak kabur cepat-cepat. Yang bikin Tide bertahan di kota itu bukan lagi pengasingan, melainkan sesuatu yang lebih mengikat. Berapa lama seorang pembunuh bisa bersembunyi dari bayangannya sendiri?
Kalau suka ini










