
Ceritanya
Vanessa Redgrave sebagai ibu yang dingin dan protektif, Timothy Spall sebagai anak yang diam-diam menyimpan mimpi besar. L.S. Lowry, seorang pegawai kantoran biasa, pulang ke rumah setiap malam dengan kanvas dan cat minyak di tasnya. Ibunya, yang dulu bermimpi jadi penyanyi, menganggap lukisan itu hanya buang-buang waktu. Tapi Lowry tetap melukis. Diam-diam, di loteng, dengan cahaya lilin, ia menggambar sosok-sosok kumal yang nantinya akan jadi ciri khasnya. Setiap goresan kuas adalah perlawanan diam terhadap sang ibu. Setiap pameran yang gagal adalah tamparan. Tapi Lowry tidak berhenti. Siapa sangka, di balik hubungan yang kaku dan penuh tekanan itu, justru ada cinta yang tak terucapkan. Pertanyaannya, apakah ibunya akan pernah melihat apa yang ia lihat dalam kanvas anaknya?
Kalau suka ini












