
Ceritanya
Frederick Wiseman membawa kamera ke Monrovia, Indiana, dan diam-diam merekam kehidupan sehari-hari setelah pemilu 2016. Tidak ada narator, tidak ada wawancara dramatis. Hanya pemotongan daging di toko kelontong, rapat dewan kota yang membahas anggaran saluran air, dan obrolan santai di kedai kopi. Wiseman membiarkan momen-momen itu bicara sendiri, memperlihatkan bagaimana rutinitas warga desa ini membentuk pandangan mereka tentang dunia. Ada pemilik toko yang mengeluh soal pajak, petani yang sibuk dengan panen, dan anak-anak yang bermain di halaman sekolah. Semua terekam tanpa pretensi. Lambat laun terasa benang merahnya: cara mereka menjalani hidup sehari-hari, dari belanja hingga ibadah di gereja, adalah akar dari lanskap politik Amerika yang lebih besar. Pertanyaannya, apakah yang terlihat biasa saja ini sebenarnya justru yang paling menentukan?
Kalau suka ini












