
Ceritanya
Pabrik raksasa, mesin rakus, dan Charlie si Tramp cuma jadi sekrup kecil yang siap diganti. Ia jadi kelinci percobaan mesin makan otomatis yang kacau balau, dihajar roda gigi sampai kelimpungan di lini produksi. Bukan cuma itu, gara-gara ngambil bendera merah yang jatuh dari truk, ia dituduh komunis dan dijebloskan ke penjara. Di dalam, diam-diam ia jadi pahlawan tak sengaja, malah betah karena di luar lebih kejam. Satire pedas khas Chaplin berpadu dengan slapstick, sementara Paulette Goddard muncul sebagai gadis jalanan yang jadi sekutunya. Dunia modern memang gila, dan Tramp cuma punya dua pilihan: melawan atau ditelan mesin. Tapi siapa yang bilang perjuangan melawan kemajuan harus selalu serius?
Kalau suka ini












