
Ceritanya
Danau itu sunyi. Airnya tenang, nggak kayak dunia di sekitarnya yang udah ambruk gara-gara wabah. Stanislas Merrick, mantan petinju yang kehilangan istri dan anaknya, memilih mati perlahan di tepi danau itu, sendirian. Sampai suatu malam Esther muncul. Remaja pemberontak ini kabur dari kamp pengungsi, bawa luka dan rahasia yang belum sempat diceritakan. Merrick yang tadinya udah pasrah, diam-diam nemu alasan buat bangun pagi lagi. Mereka berdua, dua orang asing yang rusak dengan cara berbeda, mulai jalan bareng di tengah Prancis yang hancur. Tapi wabah bukan satu-satunya ancaman. Ada orang-orang yang lebih kejam dari virus, dan mereka sudah mencium jejak Esther. Drama pasca-apokaliptik garapan Benjamin Diouris ini nggak kasih jawaban gampang soal bertahan hidup.
Kalau suka ini












