
Ceritanya
Alex Lewis bukan pembunuh bayaran biasa. Dia mengidap Alzheimer, penyakit yang perlahan menggerogoti memorinya sendiri. Tapi masalahnya bukan cuma ingatan yang mulai kabur. Saat menerima kontrak baru, Alex sadar targetnya anak di bawah umur, dan itu garis yang nggak bisa dia lewati. Dia batalkan kontrak, lalu balik arah, memburu sindikat yang mempekerjakannya. Tentu saja sindikat itu nggak diam. Agen FBI Vincent Serra mulai mengejarnya, sementara intel dari Meksiko ikut campur. Alex harus membalas dendam, kabur dari kejaran, dan pada saat yang sama berjuang mengingat siapa yang harus dia bunuh besok. Di tengah kekacauan ini, siapa yang bisa dia percaya kalau ingatannya sendiri mulai menghianatinya?
Kalau suka ini












