
Ceritanya
Mata Masuoka nggak pernah lepas dari viewfinder. Sebagai kamerawan lepas di Tokyo, dia bukan sekadar merekam, dia kecanduan sensasi di ambang kematian. Obsesi itu makin jadi setelah dia merekam seorang pria bunuh diri di stasiun kereta bawah tanah. Rekaman itu membawanya ke lorong gelap, dan di ujungnya dia bertemu F, perempuan pucat yang cuma minum darah. Masuoka nggak mikir panjang, dia rela jadi pembunuh berantai demi memenuhi kebutuhan F. Tapi makin dalam dia menyelam ke dunia bawah, batas antara nyata dan gila mulai kabur. Pertanyaannya, apakah F benar-benar ada di depannya, atau cuma bayangan yang dia ciptakan sendiri?
Kalau suka ini











